Manusia.
Mungkin emang manusia itu tempatnya berbuat salah.
Entah butuh berapa lama kita harus merasakan hal yang tidak enak itu..
Entah itu adalah diri ini yang salah..
Entah itu orang lain yang salah..
Entah itu orang yang ga tahu apa-apa juga yang salah..
Udah jadi jati dirinya manusia yang tidak mau disalahkan.
Dan udah jadi jati dirinya manusia yang hanya ingin selalu enak sendiri.
Dan juga udah jadi jati dirinya manusia yang tidak ada kepuasan. Walaupun itu udah cukup baginya.
Semakin tumbuh besar, semakin gatau mau jadi manusia macam apa.
Dengan kehidupan yang kompleks, manusia pasti punya caranya sendiri untuk survive.
Karena kebanyakan orang lebih memilih menjalani hidup dengan mengikuti arus yang ada.
Agar mereka bisa selamat? Agar mereka bisa hidup yang sesuai dengan zamannya?
Padahal awalnya gua pengen ngomongin tentang akhir-akhir ini gua lagi rada stress sama tugas. Bukan tugasnya yang berat. Kondisinya yang berat hehehe..
Entah yang gua rasain, semua itu salah?
Emang orang itu salah atau emang guanya yang kurang bisa hidup dengan keadaan yang seperti ini, atau orang lain yang ga peduli dengan keadaan orang sekitarnya.
Manusia ini adalah makhluk lemah.
Dan gua orang yang lemah itu. Apakah orang-orang itu menikmati keterpurukan orang lain?
Manusia punya kehidupannya masing-masing, punya tanggung jawabnya masing-masing.
Tapi manusia juga seperti itu yang dibilang tadi, cuma pengen yang enak aja, ga mau disalahkan, dan tidak pernah ada kepuasan.
Tapi cukup bersyukurlah hidup menjadi manusia, daripada menjadi hewan, tumbuhan, atau makhluk atau benda lainnya. Karena manusia adalah makhluk sempurna. Dan bersyukur juga punya kehidupan yang dijalani, ga semua kehidupan itu indah juga hehe..
Jadi bingung kan? Hehe..
ps: judulnya manusia gambarnya kucing, gapapa lah wakakaka 😄😅
Regards
-sindyp-
Entah butuh berapa lama kita harus merasakan hal yang tidak enak itu..
Entah itu adalah diri ini yang salah..
Entah itu orang lain yang salah..
Entah itu orang yang ga tahu apa-apa juga yang salah..
Udah jadi jati dirinya manusia yang tidak mau disalahkan.
Dan udah jadi jati dirinya manusia yang hanya ingin selalu enak sendiri.
Dan juga udah jadi jati dirinya manusia yang tidak ada kepuasan. Walaupun itu udah cukup baginya.
Semakin tumbuh besar, semakin gatau mau jadi manusia macam apa.
Dengan kehidupan yang kompleks, manusia pasti punya caranya sendiri untuk survive.
Karena kebanyakan orang lebih memilih menjalani hidup dengan mengikuti arus yang ada.
Agar mereka bisa selamat? Agar mereka bisa hidup yang sesuai dengan zamannya?
Padahal awalnya gua pengen ngomongin tentang akhir-akhir ini gua lagi rada stress sama tugas. Bukan tugasnya yang berat. Kondisinya yang berat hehehe..
Entah yang gua rasain, semua itu salah?
Emang orang itu salah atau emang guanya yang kurang bisa hidup dengan keadaan yang seperti ini, atau orang lain yang ga peduli dengan keadaan orang sekitarnya.
Manusia ini adalah makhluk lemah.
Dan gua orang yang lemah itu. Apakah orang-orang itu menikmati keterpurukan orang lain?
Manusia punya kehidupannya masing-masing, punya tanggung jawabnya masing-masing.
Tapi manusia juga seperti itu yang dibilang tadi, cuma pengen yang enak aja, ga mau disalahkan, dan tidak pernah ada kepuasan.
Tapi cukup bersyukurlah hidup menjadi manusia, daripada menjadi hewan, tumbuhan, atau makhluk atau benda lainnya. Karena manusia adalah makhluk sempurna. Dan bersyukur juga punya kehidupan yang dijalani, ga semua kehidupan itu indah juga hehe..
Jadi bingung kan? Hehe..
ps: judulnya manusia gambarnya kucing, gapapa lah wakakaka 😄😅
Regards
-sindyp-

Komentar
Posting Komentar